Seandainya Saya Jadi CEO Group Bakrie

Lomba Blog (aninbakrie.com)
Seandainya saya Jadi CEO Group Bakrie, Dalam rangka memperingati HUT Grup Bakrie ke 70 tahun ini apa yang akan saya lakukan sebagai seorang CEO. Wah…saya akan memulai dari sekitar kita dan apa yang saya pakai dalam kehidupan sehari-hari terkait dengan produk dan layanan dari Group Bakrie. Jujur dan tidak mengada-ada saya sudah menggunakan esia hampir 5 tahun dan Hp Esia yang saya miliki dan tidak saya ganti sampai sekarang adalah “Hp Esia Ngoceh”.

Esia Ngoceh
( HP yang dimiliki penulis)
Terlepas dari ketidak mampuan saya untuk membeli HP Esia yang baru tapi saya tetap memakai Esia karna memang murah terutama SMS perkarakter maka slogan “Untung Pakai Esia” benar adanya. Kalau saya jadi CEO Group Bakrie ya pasti HP saya sudah yang HP Esia Blackberry hehehehe :).

Saya sempat kaget saat membaca berita bahwa Esia melalui induk perusahaannya yakni PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mengalami kerugian sebesar Rp 782,69 miliar pada 2011 dari periode sama sebelumnya yang untung Rp 9,97 miliar. Begitu pula pendapatan usaha perseroan juga mengalami penurunan menjadi Rp 3,19 triliun pada tahun 2011 dari periode sama sebelumnya Rp 3,44 triliun.( http://lensaindonesia.com/2012/03/31/2011-esia-rugi-rp-78269-miliar.html).

Padahal yang saya tahu kalau dilihat dari Strengths (kekuatan) Esia punya lebih dari 14,7 juta pelanggan setia yang tentunya loyal dengan keberadaan Esia. Jaringan yang sudah mulai tersebar ke seluruh pelosok nusantara, keluar kota anda tinggal GOGO *6060. Apakah ada yang salah dengan penanataan Esia? Ini tentunya akan menjadi tugas berat bagi saya seandainya saya  Jadi CEO Group Bakrie dan sebuah tantangan buat saya tentunya. 

Apakah Weakness (kelemahan) dari Esia yang membuat merugi perlu saya kaji bersama tim yang saya bentuk nantinya bila saya  Jadi CEO Group Bakrie.
  • Apakah karna menurunnya jumlah pelanggan,
  • Tarif yang mahal,
  • Banyaknya Promosi yang tidak perlu dan berlebihan,
  • Konten yang kurang Update dengan situasi teknologi sekarang,
  • Pesaing operator lain yang mengakibatkan larinya pelanggan Esia,

Bila diliat dari segi Opportunities (peluang) dengan penambahan pelanggan baru, Esia tentunya akan berkembang pesat, bukan tanpa alasan karna selama ini Esia aktif menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang dapat memberikan keuntungan lebih pada pelanggannya. Kerjasama potongan harga bagi pelanggan Esia dengan berbagai pihak, seperti tempat makan, tempat rekreasi hingga pusat perbelanjaan secara konsisten dilakukan. Ini adalah bentuk penghargaan Esia pada pelanggan dan semuanya mengacu pada satu kalimat sederhana: "Untung Pakai Esia". 

Teknologi Esia (myesia.com)
Esia punya program transfer talktime maupun masa aktif antar pelanggan Esia. Jadi bagi pelanggan yang isi talktimenya masih berlebih bisa berbagi masa aktif. Program pertama di Indonesia ini memungkinkan pelanggan Esia untuk mengirimkan sejumlah talktime maupun masa aktif bagi pelanggan Esia lainnya yang kehabisan talktime atau masa aktif sehingga dia bisa tetap melanjutkan percakapan teleponnya.

Kembali pada seandainya saya saya jadi CEO Group Bakrie Threats (ancaman) Esia tentunya adalah persaingan antar sesama operator CDMApesaing saat ini yang boleh dibilang berat adalah Flexi yang notabenya adalah perusahaan yang berplat merah milik BUMN dimana kita tahu bahwa pergerakan perusahaan BUMN adalah lambat dan penuh dengan birokrasi yang bertele-tele.

Bila diliat dari jumlah pelanggan Esia tercatat sebanyak 14,7 juta pelanggan atau naik 38,68%. Rasio persentase kenaikan jumlah pelanggan Esia yang jauh lebih besar dari Flexi tentu saja menunjukkan kalau merek dagang Esia lebih diminati oleh masyarakat ketimbang Flexi. Jadi bukan ancaman yang perlu ditakutkan berlebihan karna Esia yang kini sedang menjalin kerjasama denga Ceria guna mengawinkan 2 operator CDMA untuk bekerjasama.

Jika ditinjau, terjadi angka persentase kenaikan pelanggan yang jauh lebih tinggi pada penggabungan Esia Ceria ketimbang Flexi StarOne. Tentu jika situasi seperti ini terus berlangsung, kongsi Esia Ceria akan mudah mengalahkan jumlah pelanggan Flexi StarOne. Apalagi, Esia Ceria sudah melangkah duluan ketimbang Flexi StarOne yang masih harus mengalami proses kerjasama. 

Jadi sebagai seorang CEO Group Bakrie saya akan kalahkan pesaing-pesaing bisnis saya dengan melakukan semua peluang sekecil apapun guna meningkatkan laba perusahaan dan menjalin kerjasama dengan perusahaan lain agar tercipta stabilitas pasar. Promosi yang tepat sasaran dengan menggunakan media yang saya miliki seperti Vivanews, ANTV dan tentunya TV One yang bila ditinjau dari segi biaya akan menghemat tentunya karna ketiganya media yang masih dibawah naungan Group yang saya pimpin.


Bakrie Toll Road (net)

Saya sempat kaget saat pulang kampung ke Ulujami -Pemalang - Jawa Tengah saat bus yang saya naiki melenggang dengan cepat tanpa belok kiri keluar ke Tol Kanci, Rupanya setelah Tol Kanci ada tol baru yang baru saya tahu itu adalah Bakrie Toll Road dari tulisan yang terpampang di tengah jembatan. Puji Syukur Alhamdulillah adanya tol ini karna jarak tempuh Jakarta - Pemalang semakin sedikit dari yang tadinya 11-12 jam kini hanya sekitar 8-9 jam.

Gate Bakrie Toll Road (http://bakrieland.com)
Nah! kini apa yang harus saya lakukan seandainya saya jadi CEO Group Bakrie, tentunya dengan perusahaan Bakrieland saya akan membangun tol yang berkualitas dengan memberikan fasilitas yang lebih dibanding dengan operator Jalan tol lainya.Kini Bakrieland sedang mengembangkan Jalan Tol Kanci-Pejagan yang menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah yang membentang hingga 35 km dengan masa konsesi 35 tahun. Pembangunan Jalan Tol Kanci-Pejagan ini dimulai sejak Juli 2008 dan selesai pada akhir 2009, dengan pembukaannya diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, pada Januari 2010. 

Saya akan melanjutkan pembangunan ini, setelah Jalan Tol Kanci-Pejagan, kini pembangunan tol Pejagan-Pemalang bagian (56 km) sedang berlangsung yang tentunya akan membantu saya dalam mengurangi waktu tempuh bila saya pulang ke Pemalang. Ke depannya, Bakrieland juga berencana untuk menjalani proyek jalan tol lainnya saat ini sedang dinilai, yaitu Batang-Semarang Jalan Tol (75 km), Ciawi-Sukabumi Jalan Tol (54 km) dan Pasuruan-Probolinggo Jalan Tol (45 km) dengan masa konsesi dari 35 tahun. Saya akan kembangkan UMKM lokal dengan pemanfaatan fasilitas rest area menjadi tempat berusaha para pengusaha kecil untuk memamerkan dan memperdagangkan produk UMKM ditiap daerah yang dilintasi tol yang saya bangun.

Sungguh sebuah cita-cita mulia bila Seandainya Saya Jadi CEO Group Bakrie ini benar-benar menjadi kenyataan, saya bisa berbakti pada negeri melalui telekomunikasi murah dengan Esia dan membantu laju perekonomian masyarakat dengan penyediaan jasa jalan tol yang membentang pulau Jawa.Semoga Amien.*(ay)


Salam 


Asriyatno

_________________________________________________________________
*Data diolah dari berbagai sumber.